Jumat, 18 September 2015

..

Cinta itu tidak hanya mengenai kebersamaan. 
Tetapi juga pada ingatan yang diletakkan di hati masing-masing, 
dan dalam doa-doa yang dipanjatkan dalam senyap.

Senin, 09 Maret 2015

Lagi bingung mau ngapain, ubek-ibek laptop nemu tulisan ini di folder "Catatan". 
Karena sering kali jika begitu banyak rasa yang dirasakan, menulis adalah salah satu cara paling tepat untuk mengungkapkannya.
Tulisan ini gak tau kapan tepatnya dibuat ... tapi sepertinya masih nyaman untuk dinikmati.




Entah ini akan mulai dari mana,tapi yang jelas semua kepingan cerita ini adalah bagian dari hidup yang begitu menakjukan. Manusia tidak ada yang mampu memprediksi secara pasti ketentuan Tuhan, manusia hanya dapat menerima lalu beradaptasi dengan baik. Termasuk halnya tentang cinta,hati,kasih sayang, dan perubahan. Tak ada yang dapat menyangkal akan suatu hal yang dinamakan jatuh cinta, bukan berarti jatuh sakit karena cinta tapi bagaimana kekuatan cinta akan mempengaruhi kehidupan kita.
Mungkin munafik atau egois bagi sebagian orang,tapi mungkin ini takdir. Perpisahan dapat terjadi kapanpun,begitu juga pertemuan akan suatu hal baru. Kita tidak akan merasa bosan atau sakit karena cinta yang telah lama ada,tetapi rasa sakit itu akan muncul ketika cinta dipengaruhi oleh rasa protektif yang berlebih. Cinta itu dewasa,saling memahami bukan merubah, saling mendukung bukan meremehkan, dan dapat menjadi diri sendiri bukan sosok yang beda. Cinta itu bukan sekedar komitmen,bukan hanya untuk melihat orang lain bahagia. Tapi cinta adalah suatu kesadaran saat kita dapat merasakan kebahagian yang tulus menerima dan memberi rasa bahagia itu secara bergantian.
Cinta hinggap dimanapun ia suka, dan tak peduli apakah itu waktu yang tepat atau bukan. cinta mungkin akan membawa suatu yang baru,tapi tidak menutup kemungkinan cinta yang baru akan membuat orang lain di sisi yang berbeda kecewa. Kecewa mungkin adalah salah satu dari ratusan akibat karena terlalu meremehkan atau mengagung-agungkan cinta. Cinta itu sederhana,tak perlu ada undang-undang yang mengatur di dalamnya. Biarkan ia mengalir, mengarungi semua bagian kehidupan secara dewasa.




Kamar kos, 9 Maret 2015.

Senin, 20 Oktober 2014

Tak ada hal yang sempurna di dunia ini, termasuk aku, kamu,dia bahkan sebuah hubungan. Terkadang kita selalu kagum melihat seseorang, bahkan sampai lupa mengucap syukur atas apa yang sudah kita miliki. Terkadang kita ingin menjadi dia, tetapi sebenarnya yang kita tidak ketahui dia pun ingin menjadi seperti kita. Iri terhadap apa yang dimiliki dan dirasakan orang lain, tapi tanpa kita sadari orang lain memiliki kelemahannya yang tidak kita ketahui.
Intinya jangan lupa mengucap syukur, dan berhenti mengeluh. Karena Tuhan telah begitu baik merancang kehidupan kita masing-masing.

Terinspirasi dari film yang diangkat dari sebuah novel :)

Sabtu, 11 Oktober 2014

Menjadi diri sendiri bagi sebagian orang mungkin bukanlah hal yang mudah.
Ada banyak sekali mulut diluar sana yang tidak mungkin kamu tutup. 
Akan banyak kata-kata yang mungkin tidak sesuai dengan telinga mu. 
Tapi percayalah kamu akan menjadi dirimu yang apaadanya jika kamu sedang berada di rumah. Tempat  paling aman dan dengan pasti memberikan kenyamanan. 
Bahagialah kamu karena kamu mampu menjadi dirimu sendiri, jangan pernah tunjukkan kebahagian jika itu hanya sebatas topeng semu. 
Karena langkah awal untuk dapat mencintai orang lain, adalah dengan mencintai dan menerima segala yang ada pada dirimu sendiri. 

Jumat, 01 Agustus 2014

Pah

Obralan singkat kemarin sore ....

Kalau mencinta jangan terlalu cepat, nanti kamu menyesal diiringi kegelisahan
Kalau mencinta jangan berlebihan, nanti kamu kecewa lalu tak bahagia
Kalau mencinta jangan pernah kau merengkuh terlalu kuat, nanti ia sakit lalu pergi dan kamu menyesal ... 
Itu semua kata-kata papa yang entah kenapa ia ucapkan.
Mungkin itu sedikit dari sekian banyak ketakutan papa pada anak perempuannya. Takut anak perempuannya salah pilih, lalu menangis. Terlalu takut melepas anak perempuannya pada sembarang lelaki. Dan mungkin takut anak perempuannya tak mampu menjadi pasangan terbaik bagi lelakinya.



Dari sini, tempat dimana selalu dapat menatap senyum terbaik papa. Rumah.


Sabtu, 12 Juli 2014

Satu Tahun ....

Saat itu aku telah melewati waktu yang sangat lama untuk membawa ruang kosong yang ada di hatiku. Cinta telah kutitipkan pada masa lalu, walau kuakui masih ku simpan secercah harapan masa depan bersamamu.
Dan hari itu ternyata datang, hari yang menentukan masa depan aku dan kamu. Saat dimana kita berdiri berhadapan. Saling menatap dalam diam, dan seolah membaca perasaan masing-masing yang tersirat didalam keheningan.
Rasa itu terungkap kembali, rasa yang sama namun kini tak lagi hadirkan ego masing-masing. Sayang itu kembali terucap, diselipi janji untuk tak lagi mengulangi kesalahan yang pernah ada.
Terima kasih untuk semua waktu yang kita habiskan bersama. Terima kasih untuk pundak dan bonus genggaman hangat jemarimu yang selalu menguatkan aku. Terima kasih untuk semua doa yang selalu ada bersama kita.




Bella.
Jakarta - Sangatta










Jumat, 11 Juli 2014

Untuk meraih sesuatu yang besar, terkadang memang diperlukan pengorbanan yang besar pula untuk banyak hal. Disaat inilah rasa sakit harus dikalahkan. Halangan serta rintangan yang menyulitkan, kadang kala harus dilalui bersamaan.
Dan saat itu juga kita harus mampu menurunkan ego untuk menggapai tujuan utama itu.

Jika ingin meraih tujuan yang lebih besar,perlu adanya upaya untuk meminggirkann kepentingan dan egoisme pribadi. 



Salah satu tujuanku saat inipun ditemani pengorbanaan terbesar yaitu harus berada jauh dari rumah, dan sebisa mungkin menekan ego untuk selalu bersikap manja dengan mama papa :)






Tulisan ini dibuat saat sedang di rumah, menghabiskan waktu berkualitas bersama mereka.